Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia,
Pada kesempatan ini saya, Aris Yuliyanto Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Gunungkidul dari SMP Negeri 1 Karangmojo akan menyampaikan Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 2.1 Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Murid.
Jurnal refleksi dwi mingguan Modul 2.1 Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Murid ini dibuat setelah mengikuti Pendidikan Guru Penggerak secara berkala, tepatnya setiap dua minggu. Dalam kesempatan kali ini, saya ingin membagikan pengalaman saya terhadap kegiatan-kegiatan yang telah saya ikuti pada Modul 2.1 Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Murid menggunakan model Six Thinking Hats atau Teknik 6 Topi.
Topi Putih (Facts)
Pada modul 2.1 pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan murid, saya mempelajari tentang kebutuhan belajar murid dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Rangkaian kegiatannya adalah sebagai berikut:
20 Oktober 2023; Pretest Paket Modul 2.1; Mulai dari Diri; dan Eksplorasi Konsep
Sebelum memulai belajar pada paket modul 2.1, saya mengerjakan Pretest. Soal Pretest baru dapat saya kerjakan pada sore hari karena ada beberapa kegiatan sekolah yang tidak dapat ditinggalkan.
Pada kesempatan ini saya pun mencoba sedikit membuka materi pada alur mulai diri dan eksplorasi konsep yaitu tentang kebutuhan belajar murid.
23 Oktober 2023; Eksplorasi Konsep - Mandiri
Pada alur ini, saya mempelajari materi baik berupa artikel maupun video, kemudian menjawab pertanyaan atau memberikan komentar pada LMS.
24 Oktober 2023; Eksplorasi Konsep - Forum Diskusi
Pada alur Eksplorasi Konsep - Forum Diskusi, saya melakukan diskusi dengan teman CGP maupun fasilitator. Di mana kami, CGP, diminta untuk menjawab pertanyaan yang digunakan sebagai bahan diskusi. Kemudian, kami juga menanggapi jawaban teman.
Selain itu, saya juga mengerjakan tugas untuk mengunggah Diagram Frayer yang berisi tentang pembelajaran berdiferensiasi, termasuk pengertian, ciri, contoh dan bukan contoh pembelajaran berdiferensiasi.
25 Oktober 2023; Ruang Kolaborasi - Sesi 1
Pada alur ini, kami bertemu secara tatap mata mulai pukul 15.00. Pada ruang kolaborasi sesi 1 ini, kami mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang materi dari fasilitator, Ibu Rosiyanah. Namun, karena asyiknya berdiskusi tidak terasa waktu sudah melebihi jadwal, hingga pukul 17.30. Pada ruang kolaborasi kali ini saya bergabung menjadi 1 kelompok bersama Ibu F. Riatri Susanti dan Ibu Anny Rochmayanti. Kami berdiskusi untuk menganalisis pembelajaran berdiferensiasi yang telah dilakukan Pak Dudidam seorang guru SMP.
Gb. 1. Ruang Kolaborasi Sesi 1
26 Oktober 2023; Ruang Kolaborasi - Sesi 2
Pada ruang kolaborasi sesi 2, kami mendapatkan giliran untuk presentasi urutan ke-3, dengan pembagian tugas saya sebagai Moderator, Ibu F. Riatri Susanti sebagai Presenter, dan Ibu Anny R. sebagai penjawab.
Gb. 2. Ruang Kolaborasi Sesi 2
27 Oktober 2023; Demonstrasi Kontekstual
Di hari pertama alur ini, saya baru bisa membaca perintah atas tugas. Saya belum bisa mengerjakan karena ada kegiatan Study Tiru dan Workshop MGMP PAI SMP Kabupaten Gunungkidul ke Jepara, Jawa Tengah hingga pukul 02.05 tanggal 28 Oktober 2023 baru sampai rumah.
Gb. 3 Kegiatan Study Tiru dan Workshop bersama MGMP PAI Kabupaten Gunungkidul ke Jepara
Topi Merah (Feelings)
Sebelum mempelajari modul 2.1 ini saya beranggapan bahwa pembelajaran berdiferensiasi itu akan sulit diterapkan di kelas. Karena ada banyak penerapannya dari diferensiasi konten, diferensiasi proses hingga diferensiasi produk. Tetapi setelah mempelajari lebih mendalam tentang bagaimana cara penerapannya di dalam kelas serta trik-trik yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran murid dengan pembelajaran berdiferensiasi ternyata menyenangkan. Saya merasa senang mempelajari tentang pembelajaran berdiferensiasi. Saya merasa bahwa pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan belajar murid yang beragam. Pembelajaran berdiferensiasi dapat membantu murid untuk belajar secara lebih efektif dan bermakna. Namun, di sisi lain masih mengalami hambatan terkait pelaksanaan penilaian secara berdiferensiasi, di mana penilaian yang seharusnya dapat dilakukan secara kontinyu, terkadang terhambat karena adanya ketugasan di luar tugas mengajar.
Topi Kuning (Benefits)
Saya melihat banyak manfaat dari pembelajaran berdiferensiasi, antara lain:
Memahami keberagaman murid
Mampu membuat keputusan-keputusan yang masuk akal yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid
Mengetahui aspek kebutuhan murid yakni kesiapan belajar, minat murid dan profil belajar murid.
Mengetahui macam-macam penilaian dalam pembelajaran berdiferensiasi
Mengetahui aktivitas pembelajaran yang baik
Topi Hitam (Cautions)
Meskipun pembelajaran berdiferensiasi memiliki banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi, antara lain:
Membutuhkan persiapan yang lebih matang untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi
Membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan belajar murid
Membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran yang lebih banyak untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan penilaiannya.
Topi Hijau (Creativity)
Berikut adalah beberapa ide untuk mengembangkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas saya:
Melakukan kolaborasi dengan rekan sejawat tentang pembelajaran berdiferensiasi dan penerapannya.
Membuat rencana pemetaan kebutuhan belajar seperti gaya belajar dan minat belajar siswa.
Membuat rencana pemetaan kemampuan siswa melalui tes diagnostik dengan berbagai teknik.
Mempersiapkan sarana pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran berdiferensiasi.
Topi Biru (Process)
Setelah mempelajari modul 2.1 tentang pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid, guru perlu berupaya menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar murid yang beragam. Demikian pula halnya saya harus berupaya menerapkannya. Saya akan terus belajar dan mengembangkan diri untuk menjadi guru yang lebih profesional dan kompeten dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.
Berikut adalah tindakan yang akan saya lakukan untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas saya:
Menyusun RPP yang memuat komponen-komponen pembelajaran berdiferensiasi
Melakukan observasi untuk memahami kebutuhan belajar murid
Menyusun berbagai metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid
Memberikan pilihan-pilihan tugas dan kegiatan yang sesuai dengan kemampuan murid
Memberikan bimbingan dan umpan balik yang sesuai dengan kebutuhan murid
Saya berharap dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, murid-murid saya dapat belajar secara lebih efektif dan bermakna.







0 Komentar