Jurnal Refleksi - Visi Guru Penggerak


D0LeXzPmb22vCmMg0rfJY3iyLxTwMrb0WUnr6PO2MA5PYDzob0RMyKNd4FBrFsThwU5eHn-gnjtmT2gc2s7eSUnbRruBMZKX5VKIC3FUinjDJcuQuyRHaNDiITC3-JufzFzFYN7-9k3XR1pElKQMj9k


Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Salam dan bahagia,

Pada kesempatan ini saya, Aris Yuliyanto Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Gunungkidul dari SMP Negeri 1 Karangmojo akan menyampaikan Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak. 

Dalam jurnal refleksi ini saya masih menggunakan model 4F yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway, yaitu: Fact, Feeling, Findings, Future. Model ini kemudian diterjemahkan menjadi  4P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, Penerapan).

  1. Facts (Peristiwa):

Kelanjutan dari Modul 1.2 tentang Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak, saya mempelajari Modul 1.3 tentang Visi Penggerak yaitu dimulai menggambarkan kondisi murid yang didambakan dalam 5-10 tahun mendatang. Materi di dalam modul menitikberatkan pada visi seorang guru penggerak yang diraih dengan menggunakan BAGJA.

Kegiatan pada awal modul ini tepatnya 15 September 2023, peserta diminta membuat gambar yang bertema “Imajiku tentang murid di masa depan”. Selain itu, juga diminta membuat visi berdasarkan nilai, filosofi, dan harapan dari murid yang didambakan.


uw71YQU_zJ5xNklUZ1H-WxUM6ddFjBkGs1hVZPyetfVUqgCLxwcFZ9MEbmbafWGhleDT6oFP9EBWyvwGl8XRmsCSIlfs8Qh3zmlltJxmBfqwdEpqN8c2yPWPy9vdfDKMcVSmP57rRsvzVYh2KmCl__E

Gb. 1. Imajinasi tentang murid di masa depan

Berdasarkan gambar “Imajiku tentang murid di masa depan” yang saya buat di atas, saya mengimajinasikan murid yang memiliki karakter positif sebagaimana tertuang dalam Profil Pelajar Pancasila. Saya berharap mereka menjadi pribadi yang religius, yaitu senantiasa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berupaya untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan itu. Karena keimanan dan ketaqwaan itulah yang akan menuntun mereka pada kesuksesan di dunia dan di akhirat kelak. Sikap religius tersebut akan melahirkan akhlak mulia, termasuk di dalamnya menerapkan perilaku “Ngajeni” (Ngapurancang, jempol, nuwun sewu, ndherek langkung, nyuwun pangapunten, matur nuwun, mangga, injih). Saya juga berharap mereka menjadi pribadi yang mandiri, mampu mengembangkan dirinya dan tidak tergantung kepada orang lain.


Pada tanggal 16 September 2023, tibalah saatnya bertemu dengan seluruh CGP Angkatan 9 dalam Lokakarya 1 yang bertempat di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Gunungkidul. Dengan seragam baru, saya bersama anggota kelompok yang lain merasa senang dapat bertemu dan mengikuti kegiatan Lokakarya 1 ini. Kami mendapatkan pengalaman-pengalaman baru. Selain itu, saya juga dapat bertemu dengan teman-teman lama. Banyak hal yang saya dapatkan dan membuat lebih termotivasi untuk terus belajar. Di antaranya adalah Pengajar Praktik yang mendampingi kami. Pengajar Praktik saya, Ibu Dwiastuti Ari Siswandari seorang yang luar biasa, di mana beliau dengan berbagai kesibukannya dapat menyempatkan mendampingi kami. Demikian pula, PP kelompok yang satunya sangat menginspirasi. Beliau yang seharusnya melakukan operasi, namun ditunda hanya karena ingin bertemu dengan CGP dalam Lokakarya 1.
FHPR9YVez9osZmv0l84_p-BWr2g7kl1ZA5u1ygpvVZ8eNqeKn8o-AdavyzmmGY2nnC9uM09_0k9Po3vt_NQms826pEyGzxyJtGc-GR75BUnVKZdlh3A6xyc0Y2zZkXeL27Htbk-DIytAp0BW6YMQ_RI


Gb. 2. Foto bersama CGP dengan PP saat Lokakarya 1


Pada hari itu, tugas merefleksi kegiatan Pendidikan Guru Penggerak yang sudah saya lakukan selama 2 (dua) minggu juga harus segera dikirimkan. 

Pada tanggal 18 September 2023, saya mempelajari modul dan berdiskusi secara tertulis bersama teman Calon Guru Penggerak dan Fasilitator secara daring di alur Eksplorasi Konsep pada LMS. 
Setelah berdiskusi tertulis di LMS, saya dan teman-teman CGP melanjutkan diskusi di Ruang Kolaborasi, tepatnya pada 20 September 2023. Pada ruang kolaborasi sesi 1 kami berdiskusi bersama kelompok dalam satu pengajar praktik untuk membahas tentang prakarsa perubahan yang akan kami lakukan dengan menggunakan pendekatan Bagja. Pada diskusi tersebut kami sudah mendapatkan hasil tentang prakarsa perubahan yang akan dilakukan. 
a6KRxFEtfl3Br2m8UatfNIi9u3o5Sc9fzz7GULpT04oa71CaZ0aUgfbv4kM_ojYWnRBcWuPB7adrv8_tfafmsfW4Njye4E6_UwO89AxeZ9FrItP-OseUa6L1Hv87WhCYmCoE6SpMRQ2oIBpwYoQcGnk

Gb. 3. Ruang Kolaborasi sesi 1


Akan tetapi setelah mendapatkan informasi bahwa harus memasukkan unsur dimensi profil belajar Pancasila maka malam harinya pada pukul 21.00 kami berdiskusi kembali secara mandiri untuk menentukan prakarsa perubahan yang sudah memasukkan dimensi profil pelajar Pancasila. 

cPUVszk1aBwVE3XMZilas1t_P5jFkjTuq-telZF9BMxjbgS2jt1GH3OjQWUyQm474LqDuXqUjz6e3i_OlmFCdV9K7Y7sBdsFRwBjuwC8vFrxkEmCgUhqqL_m8F-gHhmAO6rfQRa5CGI6cEtM8LuLD0k

Gb. 4. Diskusi kelompok untuk merevisi BAGJA


Tibalah saatnya pada tanggal 21 September 2023 kami melakukan presentasi. Presentasi berjalan dengan lancar dan seru karena adanya tanggapan dan pertanyaan dari kelompok lain. Kami pun merasa senang. Akan tetapi dalam prakarsa perubahan yang kami buat belum menunjukkan prakarsa yang spesifik sehingga kami harus merevisi sebelum kami unggah ke LMS. Kami pun berdiskusi kembali untuk merevisi tugas kemudian kami unggah ke LMS. 

k_YlEaSj6SoRqum-jkPDBOUJMROgQq6WW1JaYmbubJ3qn0b17hVUkSOIy-yv-oVNipEuzy7DP3oFQMgl5YSwqL6f9XaiTuHYQr4R0hlNdMhecn_vrQw0wyfRQKA8ulv9eVlQKNkWVX_2lH7nCTN8Vxk

Gb. 5. Ruang Kolaborasi sesi 2, Presentasi Kelompok


Pada tanggal 22 September 2023 saatnya untuk melakukan demonstrasi kontekstual. Namun, pada kesempatan ini saya harus melaksanakan kegiatan latihan dasar kepemimpinan untuk pengurus OSIS, Dewan Penggalang dan Kerohanian Islam di sekolah saya. Kegiatan LDK ini berlangsung selama dua hari hingga tanggal 23 September 2023. Selain melaksanakan tugas sebagai pembina organisasi tersebut kegiatan yang saya lakukan sekaligus aksi nyata untuk modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak. 

4BfrtqH0SCI8P5LLZtC5xswL1wQRyOkH1uzAyxF5RJwYeNAjdUvWaU-Dfw1QxwbemJdvZFYGYRWXoDmXpdKP6GY3fLZp_0A8ZPAWiBzrVLFUGjLmkBfdc7BNH0v-PZXCXPxyj6nBycLYtnp5JTFnD_s

Gb. 6. LDK OSIS, DP, ROHIS SMP Negeri 1 Karangmojo


4VlQDmkgmbzJuNbRE2E9-nuBQ7aj9prnAJ-y35TuTbQJ6OOnP2S7Ocp-yJlct_-wVF2Fe9bf4vwGeNXjvnfWFBhf6SAXloNohf4mYJHdAhdnMBBl5DzsKLJlqR0xvFQkQUc8ajgRO4OL4eY0BjGgIVo

Gb. 7. Upacara Pembukaan LDK OSIS, DP, dan ROHIS SMP Negeri 1 Karangmojo


Setelah itu saya menyiapkan administrasi untuk pelaksanaan musabaqah Tilawatil Quran tingkat kepanewon Karangmojo yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 26 September 2023. Karena saya mendapatkan tugas sebagai sekretaris panitia maka harus mempersiapkan segala sesuatunya. Pada saat pelaksanaan MTQ hampir selesai saat itu juga saya harus mengikuti elaborasi pemahaman bersama instruktur pada pukul 13.00. Saya berusaha mengikuti sesi elaborasi pemahaman sambil menyelesaikan tugas sebagai panitia MTQ. Alhamdulillah, ada informasi bahwa sesi elaborasi pemahaman diundur pada sesi kedua yaitu pukul 15.30. Saya pun merasa senang karena bisa mengikuti elaborasi pemahaman ketika sudah ada di rumah. Setelah selesai kegiatan MTQ tersebut saya baru bisa fokus untuk menyelesaikan tugas demonstrasi kontekstual.

UooKA3V_zqgbtWy5hHGI7aAAu8N7wbX8NF9P67GsLdpmYbxmvtBbHKUMKiFT9kD3OWp4uK5bafpf-h4adgz70sj9MptEKQLmXWybfZW2iAYwTCVT4VtC2rZ7i63vlG1z8zqr5pBAIKtfQpYA0hnjoqA

Gb. 8. Foto bersama Panitia MTQ setelah kegiatan selesai


Pada tanggal 27-28 September 2023 saya berusaha menyelesaikan tugas koneksi antar materi sebagaimana tersemat dalam video berikut 

Pada tugas koneksi antar materi, saya sudah merubah visi saya agar lebih menarik dan sesuai dengan yang saya harapkan. Awalnya visi yang saya buat adalah “Mewujudkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, berprestasi, berbudaya, dan berkemajuan.” Visi tersebut kemudian saya ubah menjadi, “Terwujudnya generasi BERKHARISMA (BERiman taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, beraKHlak muliA, berpRestasI, bernalar kritIS, dan MAndiri)”.

Semua tugas pun sudah terselesaikan tinggal melaksanakan aksi nyata. Pada aksi nyata saya merencanakan untuk menerapkan metode Ummi sebagai upaya mengembangkan kemampuan membaca Al Quran pada murid di awal pembelajaran. 

 

  1. Feelings (Perasaan): 

Setelah mempelajari Modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak, saya merasakan saya mulai tergerak dan merasa senang bersemangat untuk mewujudkan Visi yang telah saya buat, yaitu “Terwujudnya generasi BERKHARISMA (BERiman taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, beraKHlak muliA, berpRestasI, bernalar kritIS, dan MAndiri)”. Tentu visi tersebut tidak dapat saya capai sendiri, harus melibatkan berbagai pihak sebagaimana tertuang dalam Kanvas BAGJA yang sudah saya buat.


  1. Findings (Pembelajaran): 

Setelah mempelajari Modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak, saya mendapatkan ilmu dan wawasan bagaimana merumuskan visi yang baik. Tidak hanya itu, saya dapat lebih menyadari bahwa sebagai pendidik harus memunculkan nilai-nilai positif dalam diri maupun orang lain, khususnya adalah siswa. Sehingga dengan adanya pembelajaran tentang paradigma Inkuiri Apresiatif (IA) ini membuat saya sadar akan hal tersebut. Saya juga mendapatkan pelajaran bahwa visi yang saya buat bukan hanya sekedar visi saja sebagai pemenuhan tugas, akan tetapi harus ada realisasi yaitu dengan prakarsa perubahan yang diwujudkan dengan menggunakan BAGJA. 


  1. Future (Penerapan): 

Setelah melakukan pembelajaran ini, saya berharap agar lebih menguasai materi ini sehingga nantinya dapat mewujudkan visi saya, serta visi sekolah saya melalui prakarsa perubahan yang saya rencanakan sebagai bentuk pendidikan yang berpihak pada murid. Setelah kegiatan ini, saya akan berusaha untuk menerapkan budaya menggali potensi atau hal positif dari berbagai sisi, khususnya pada siswa. Dengan demikian akan terwujud apa yang dicita-citakan oleh sekolah. 

Posting Komentar

0 Komentar